Ustad Abu Bakar Ba’asyir Bersama Asatidz Al-Mukmin Ngruki Bersilaturahmi ke Wakil Menteri Agama, Romo Syafi’i

Jakarta — Pimpinan dan asatidz Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki, yang dipimpin oleh Ustad Abu Bakar Ba’asyir, melakukan kunjungan silaturahmi ke Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo Syafi’i, di Kantor Kementerian Agama RI pada Selasa 2 Desember 2025.

Rombongan dari Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki terdiri dari:

Ustadz Abdurrahim Ba’asyir, Ustadz Yahya Abdurrahman, Ustadz M. Sholeh Ibrahim, Ustadz Ageng Bagus Priendy

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Silaturahmi ini bertujuan memperkuat komunikasi antara pesantren dan pemerintah demi kemaslahatan umat.

Fokus Pembahasan: Syariat Islam sebagai Pedoman Moral dan Kemaslahatan

Dalam pertemuan tersebut, Ustad Abu Bakar Ba’asyir menyampaikan pandangan mengenai penerapan nilai-nilai syariat Islam di Indonesia. Beliau menekankan bahwa:

Syariat Islam bukan semata aturan hukum, tetapi merupakan pedoman akhlak, keadilan, dan kemaslahatan yang dapat memperbaiki kehidupan masyarakat.

Esensi syariat adalah menjaga agama, jiwa, akal, keluarga, dan harta, yang semuanya sejalan dengan nilai universal dan kebutuhan bangsa.

Nilai-nilai syariat dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia melalui pendidikan, pembinaan moral, dan keteladanan.

Wamenag Romo Syafi’i menyambut baik pandangan tersebut dan menyampaikan bahwa:

Pemerintah menghargai kontribusi pesantren dalam menjaga moralitas, kesederhanaan, dan karakter keislaman masyarakat.

Indonesia memiliki ruang luas bagi umat Islam untuk mengamalkan ajaran agamanya, termasuk penerapan nilai-nilai syariat dalam ranah ibadah, keluarga, ekonomi syariah, serta kehidupan sosial.

Kemenag terus mendorong penguatan pemahaman keagamaan yang menyejukkan, konstitusional, dan membawa kemaslahatan bagi semua warga negara.