TSQOFAH

  • Rabu, 29 September 2021 10:32
    Majaz Dalam Al-Qur’an
    Majaz Dalam Al-Qur’an Ibnu Mubarok Majaz dalam bahasa Arab berarti mengungkapkan sesuatu dengan meminjam sesuatu yang lain. Lawan dari majaz adalah haqiqah yang berarti bahwa makna dari sebuah...
  • Rabu, 29 September 2021 10:26
    BILA  HATI KOSONG DARI IMAN
    BILA  HATI KOSONG DARI IMAN  Oleh: Ibnu Mubarok Berbicara tentang hati berarti membicarakan tentang bagian tubuh manusia yang paling penting dan utama, walaupun hati itu kecil dibandingkan dengan...

Sejarah Singkat

Realitas sosial masyarakat Solo pasca tahun 1965 dan timbulnya berbagai ancaman yang dianggap membahayakan eksistensi Islam serta umatnya pada waktu itu, semakin memotivasi semangat para mubaligh se-Surakarta untuk bersegera mewujudkan pendidikan pondok pesantren. Hal ini juga didasarkan pada perspektif dan pertimbangan sejarah bahwa pesantren pada zaman dahulu telah memiliki andil dan peran yang sangat besar dalam membela, memperjuangkan, dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Akhirnya, pada tanggal 10 Maret 1972 berdirilah Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin di jalan Gading Kidul No 72 A Solo, di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam dan Asuhan Yatim Al-Mukmin (YPIA)  dengan akte Notaris No. 130 b 1967.

 

Pada waktu itu jumlah santri yang diasramakan sebanyak 30 santri termasuk didalamnya 10 santri dari Asuhan YPIA.  Adapun para perintis dan pendirinya adalah Ustadz Abdullah Sungkar, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Ustadz Abdullah Baraja’, Ustadz Yoyok Rosywadi, Ustadz H. Abdul Qohar Daeng Matase dan Ustadz Hasan Basri, BA serta para pendukung yang lain.

 

Mengingat perkembangan santri yang sangat pesat dengan sarana dan prasarana yang masih terbatas, maka dua tahun berikutnya yaitu tahun 1974 pengurus Yayasan Pendidikan dan Asuhan Yatim/Miskin Al-Mukmin (YPIA)  memindahkan lokasi madrasah ke dukuh Ngruki kelurahan Cemani kecamatan Grogol kabupaten Sukoharjo, dengan menempati tanah wakaf milik KH. Abu Amar.  Sejak saat itulah Pesantren ini kemudian lebih dikenal dengan sebutan Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin Ngruki-Surakarta/Solo.