Pelantikan Pengurus Imarah Syu'unith Tholabah (IST) Tahun 1442 H

 

Pergantian pengurus organisasi santri diawali dengan laporan pertanggung jawaban dari tiap-tiap bagian IST di hadapan Pimpinan Pondok, para dewan guru dan seluruh santri Pondok Pesantren Modern AL-MUKMIN Ngruki Sukoharjo. Setelah laporan pertanggung jawaban diterima oleh pimpinan pondok, maka berakhirlah tugas mereka untuk mengabdikan diri sebagai pengurus organisasi santri. Selanjutnya pimpinan pondok melantik pengurus IST untuk masa bakti tahun 1442 H.

Kegiatan ini rutin dilakukan setahun sekali dalam rangka pendidikan kepada para santri agar mereka secara keseluruhan memiliki pengalaman untuk menjadi pengurus organisasi. Hal ini sangat penting untuk bekal mereka nanti apabila sudah kelauar dari pessantren dan terjun ke masyarakat, baik masyarakat kampus ataupun masyarakat lingkungan tempat tinggal mereka.

Wakil pimpinan pesantren Ust.  Abdurrohman Sobari, S.Th.I. dalam amanatnya menyampaikan terima kasih kepada para pengurus lama yang sudah selesai masa tugas pengabdiannya, dan agar tetap memberikan teladan yang baik kepada adik-adik kelasnya. Selanjutnya tugas mereka setelah menyelesaikan masa baktinya sebagai pengurus adalah belajar, belajar dan belajar untuk menghadapi berbagai ujian yang akan segera tiba, diantaranya ujian lisan, ujian tulis pesantren, ujian praktek mengajar (amaliyah tadris), ujian nasional maupun ujian masuk ke perguruan tinggi.

Kepada para pengurus yang baru dilantik, wakil pimpinan pesantren berpesan agar amanah sebagai pengurus ini dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, kerja keras, dan kerja sama yang baik dengan seluruh pengurus, serta menjadi Uswah Hasanah (tauladan) bagi para anggota organisasi.

Di samping itu, para pengurus hendaknya melakukan berbagai inovasi dalam menjalankan roda kepengurusan agar para anggota organisasi yakni para santri merasa senang, nyaman, tenteram sehingga mereka bisa lebih berprestasi di tahun-tahun yang akan datang. Di Pondok Pesantren Modern Al-Mukmin terdapat semboyan berorganisasi “Siap dipimpin dan siap memimpin”, Artinya siap menjadi anggota organisasi yang baik dan siap menjadi pengurus organisasi yang baik. Selain itu, terdapat juga semboyan “Patah tumbuh hilang berganti”,  Artinya apabila berakhir tugas pengurus yang lama, maka dilanjutkan oleh pengurus yang baru.[sk]

 

 

 

Search

Profil Pesantren